Showing posts with label PPKN. Show all posts
Showing posts with label PPKN. Show all posts

Tugas Ppkn :Soal-soal Latihan

NAMA ANGGOTA :
Evita Syari Ifayanti  (08)
Faizah Putri R.  (09)
Galuh Dyah Pitaloka H. (10)
Rachelia Tasya S. (22)
Raissa Antyanta P. (23)
Salsabilla Faradea (24)
Virgo Indriani Kusuma (29)

Soal Ppkn
1.      Siapakah yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa…
a.      Warga                              c.     Presiden 
b.      Siswa                                d.     Gubernur
2.      Sila keberapa kah yang menegaskan tekad bangsa Indonesia dalam mewujudkan persatuan?
a.      1                                        c.   3
b.      2                                        d.   4
3.      Apabila tidak ada lagi rasa persatuan dalam keluarga, maka yang akan terjadi adalah…
a.      Permusuhan dan kedamaian
b.      Pertengkaran dan kedamaian
c.       Perpecahan dan ketentraman
d.      Kedamain dan ketentraman
4.      Bagaimana contoh sikap penerapan prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” dalam kehidupan sehari-hari…
1.       Mengindari SARA
2.       Menghormati perbedaan
3.       Hanya berteman dengan teman seagama
4.       Menganggap persatuan tidak penting
a.       1,2
b.       2,3
c.        3,4
d.       1,4
5.      Berapa tahun yang lalu dilaksanakan sumpah pemuda dan tanggal berapa dilaksanakannya…
a.   56 tahun  yang lalu tanggal 28 oktober 1928
b.   76 tahun yang lalu tanggal 28 oktober 1928
c.    98 tahun yang lalu tanggal 28 oktober 1928
d.   84 tahun yang lalu tanggal 28 oktober 1928
6.      Kapan Sumpah Pemuda dicetuskan…
a.      28 Oktober 1928
b.      28 November 1918
c.       28 Oktober 1938
d.      28 desember 1920



7.      Bentuk dari bangga terhadap bangsa dan Negara dwujudkan dengan sikap…
a.   Tidak menggunakan produk negeri
b.   Mengolok-olok satu sama lain
c.    Acuh tak acuh
d.   Menggunakan produk dalam negeri
8.      Berikut ini adalah pengamalan sikap persatuan dan kesatuan diwujudkan dalam bentuk perilaku kecuali…
a.   Meningkatkan semangat bhineka tunggal ika
b.   Mengembangkan semangat kekeluargaan
c.   Tidak mau berteman dengan teman yang beragama beda
d.   Menghindari Penonjolan SARA
9.      Karena hidup dalam Perbedaan kita tidak boleh melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan perpecahan. Masalah masalah yang dapat menimbulkan perpecahan adalah…
a.   Egoisme, Gotong royong, dan Sukuisme
b.   Gotong royong, Peduli pada lingkungan, dan Musyawarah
c.       Egoisme, Ekstremisme dan Acuh tak acuh
Ekstremisme, Acuh tak acuh, dan Tidak pernah tidak peduli terhadap lingkungan       
10.  Seluruh warga Indonesia secara peraturan berhak dan wajib menempuh pendididkan sampai ke jenjang…
a.      TK
b.      SD/MI
c.       SMP/MTs
d.      SMA/SMK
11.  Siapakah pencipta lagu “Rayuan Pulau Kelapa”…
a.      R. Suharjo
b.      WR. Supratman
c.       Ibu Sud
d.      Ismail Marzuki
12.  1.  Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
2.  Prinsip Politisme
3.  Prinsip Internasionalisme
4.  Prinsip Nasionalisme
5.  Prinsip Kebebasan bertanggung jawab
Manakah yang bukan termasuk prinsip yang berhubungan arti makna persatuan Indonesia…
a.      2,5
b.      2,3
c.       4,5
d.      3,4
13.  Berikut ini yang bukan merupakan nilai persatuan dan kesatuan adalah…
a.     Menjaga kerukunan
b.      Menjaga pertengkaran
c.       Menghormati satu sama lain
d.      Menjaga tali silaturahmi


                                                                            
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Wisata Sejarah Ke Museum Trowulan

Nama : Galuh Dyah Pitaloka Hayyu
Kelas 4A No absen 13

Wisata sejarah ke Museum Trowulan Mojokerto

`               Pada tanggal 26 -11- 2010 aku dan teman sekelasku pergi ke Museum Trowulan di Mojokerto. Kami berangkat dari sekolah pukul 07.00 menggunakan sebuah bis pariwisata. Perjalanan kami tempuh dalam 3 jam karena saat di Japanan lalu lintas macet. Kami sampai di sana pukul 10.00.
                Di halaman depan kami di sambut oleh sebuah arca batu Dwarapala, sepasang naga melilit dan patung Budha. Sebelum kami masuk ke ruang logam kami melihat sebuah relief batu yang disebut Surya Majapahit. Ruang pertama yang kami masuki adalah ruang logam. Disana kami melihat berbagai macam koleksi yang terbuat dari logam misalnya alat-alat upacara, senjata, perhiasan, mata uang kuno, alat rumah tangga yang terbuat dari logam, hiasan pintu, perlengkapan berkuda yang terbuat dari logam, prasasti yang terbuat dari logam dan cermin.
Setelah itu kami  pindah ke ruang terakota di sana kami melihat guci-guci besar, peralatan makan dari porselen cina, celengan tanah, macam-macam pancuran dari  Candi Tikus, miniatur rumah jaman Majapahit, miniatur candi, celengan figure manusia dan hewan, berbagai macam arca, vas bunga dan masih banyak lagi.  Tetapi kami tidak sempat ke ruang purbakala karena di sana penuh oleh pengunjung lain. Di bagian belakang ada sebuah pendopo yang cukup luas di mana kami melihat prasasti, koleksi bata jaman Majapahit, arca & karya para seniman. Dua koleksi yang paling terkenal antara lain Arca wisnu naik garuda & Arca Amertamenthama.               Setelah puas melihat lihat di Museum Trowulan kami melanjutkan perjalanan ke Gapura Bajang ratu yang berjarak 1,8 km dari museum. Setelah berkeliling dan berfoto di gapura Bajang Ratu kami melanjutkan perjalanan ke Candi Tikus yang juga merupakan petirtaan jaman dahulu. Setelah melihat lihat kami menyantap konsumsi yang telah di sediakan berupa nasi kotak dengan lauk ayam goreng, sambal, mie dan sambal goring kentang di bawah sebuah pohon rindang. Enak sekali rasanya makan setelah kami berjalan-jalan dalam cuaca sepanas itu.
Setelah itu kami kembali ke Kolam Segaran yang berada di depan museum. Konon pada jaman Kerajaan Majapahit Raja Majapahit mengadakan penjamuan para tamu luar negeri di atas kolam itu. Dengan menggunakan peralatan makan dari emas dan perak. Setelah selesai makan semua peralatan makanitu dibuang ke dalam Kolam Segaran. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan kepada para tamu bahwa Majapahit adalah sebuah negara yang kaya dan makmur.  Ada juga yang mengatakan bahwa di bawahnya di beri jala agar setelah tamu  jamuan makan pulang piring itu akan di ambil untuk di cuci. Karena ada yang pernah menemukan sebuah piring emas yang tidak utuh bentuknya.
Setelah itu kami melanjutkan pejalanan ke Candi Brahu kami senang sekali melihat Candi Brahu yang sangat besar. Sebenarnya masih banyak peninggalan Majapahit yang belum di kunjungi semisal makam Troloyo, makam Putri Campa, petilasan Gajah Mada tempat mengucapkan Sumpah Palapa yang sangat terkenal itu, Candi Gentong, Gapura Wringin Lawang, candi Kedaton dan makam R.Wijaya beserta keempat istrinya namun karena keterbatasan waktu  kami hanya sampai Candi Brahu.
Aku merasa senang sekali bisa mengunjungi tempat-tempat peninggalan Kerajaan Majapahit yang sangat terkenl itu lagi setelah kunjunganku yang pertama 3 tahun lalu.  Sekian dulu ceritaku tentang perjalananku ke Museum Trowulan dan sekitarnya.

                                                                                                                                
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Laporan Perjalanan ke Museum Trowulan mojokerto

Nama              : Galuh Dyah Pitaloka Hayyu                                  
No absen         : 13                                                                           
Kelas                : 4A          
                                                                             
Jum’ at, 26-NOV-10

SDSN NGAGLIK 01

NO
Nama Benda
Asal temuan

Tahun
di temukan
Peninggalan
 kerajaan
Keterangan lainnya
1.
Pendupaan berkaki
Jogoroto,  Jombang
1924
Majapahit
Untuk wadah dupa, terbuat dari perunggu, c, tg=6cm tebal=0,3cm
2.
Pendupaan berkaki  dua
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Untuk wadah dupa, terbuat dari perunggu, dibuat dgn  dicetak, pj=8,5cm  lb=8,5cm tg=9cm tb=0,3cm
3.
Pendupaan
Kec. Mojoagung  Kab.Jombang
1924
Majapahit
Untuk wadah dupa, terbuat dari perunggu, dibuat dgn dicetak pj. Pgangn= 4cm tg=8,4cm
4.
Cermin
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Alat upacara, terbuat dr perunggu, dibuat dg dicetak-tempa, diameter 12,5cm tb 0,3cm
5.
Cermin
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Alat upacara, terbuat dr perunggu, dibuat dg dicetak-tempa, diameter 11,5cm tb 0,3cm
6.
Genta  Cakra
Kec.Trowulan , Mojokerto
1979
Majapahit
Pengiring pembacaan do’a dlm upacara keagamaan, dibuat dr perunggu dg cara di cetak dan ditempa, tg=6,5cm tbl=0,5cm diameter=6,1cm
7.
 Genta Vajra
 Wajak Kab.Malang
1975
Singosari
Pengiring pembacaan do’a dlm upacara keagamaan, dibuat dr perunggu dg cara di cetak dan ditempa, tg=12cm tbl=0,2cm diameter=5cm
8
Kempyang /kecer/simbal kecil
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Alat music pengiring upacara keagamaan, terbuat dr perunggu, tg=1,5cm tebal 0.2cm diameter 10,5 cm
9
Kempyang /kecer/simbal besar
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Alat music pengiring upacara keagamaan, terbuat dr perunggu, tg=2cm tebal 0.2cm diameter 13 cm
10
Bilah Tombak ( senjata)
-
1924
Majapahit
Dhapur=Cipir, Pamor=MegaMendung
11
Bilah Keris (senjata)
-
1924
Majapahit
Dhapur=Jangkung, Pamor=Tunggak semi
12
Sumur Tua (Bundar)
Trowulan
-
Majapahit
Bahan pembuat bata lengkung, fungsinya untuk keperluan rumah tangga
13
Prasasti Ala Santan
Ds. Bejijong Kec.Trowulan
1963
Majapahit

14
Uang Gobog Besar
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Alat upacara, terbuat dr perunggu, dicetak, diameter luar=7,6cm tengah=1,4cm tb=0,3cm
15
Uang Kepeng
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Alat transaksi perdagangan, terbuat dr perunggu, dicetak, diameter luar=2,5cm tengah=0,8cm tb=0,1cm
16
Hiasan pintu
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Terbuat dr kuningan, ditempa, untuk penarik dan hiasan pintu, diameter=15cm, tb=0,3cm tg=4cm
17
Blencong Garuda
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Lampu sorot pada pertunjukan wayang kulit, dicetak dan ditempa, pj=25,5cm lb=24cm tg=0,1cm
18
Sanggurdi
Koleksi  Ir. Hendry Maclaine Pont
1924
Majapahit
Pijakan kaki
19
Miniatur rumah
Trowulan
-
Majapahit
Terakota (tanah liat yg dibakar)
20
Miniatur candi
Trowulan
-
Majapahit
Bangunan candi dlm ukuran kecil sbg tempat pemujaan di rumah-rumah
21
Arca Hariti
Trowulan
-
Majapahit
Hariti adalah raksasa perempuan suka makan anak kecil,  oleh Buddha diberi wejangan agama Buddha, setelah sadar ditahbiskan mjd Dewi Pelindung Anak/dewi Kesuburan
22
Celengan figure manusia
Trowulan
-
Majapahit
Terbuat dr tanah liat, figure wajah anak-anak, orang dewasa yg digambarkan berpipi tembem dan ada lubang koin di atasnya
23
Arca Harihara
Trowulan
-
Majapahit
Perwujudan kemahakuasaan Tuhan dlm aspeknya sbg Dewa Wisnu dan Dewa Siwa
24
Kendi susu
Trowulan
-
Majapahit
Untuk keperluan upacara
25
Celupak
Trowulan
-
Majapahit
Alat penerangan tradisonal Majapahit
26
Porselen (piring keramik)
Trowulan
-
Majapahit
Paralatan makan
27
Jaladwara Garuda
Trowulan
-
Majapahit
Pancuran air berbentuk garuda  jongkok
28
Arca Ardhanari
Trowulan
-
Majapahit
Lambang persatuan Dewa Ciwa dan istrinya Parwati, diwujudkan setengah pria dan setengah wanita
29
Arca Dwarapala
Trowulan
-
Majapahit
Arca yg diletakkan di kanan kiri pintu candi / bangunan suci
30
Gajasura Samhara Murti
Trowulan
-
Majapahit
Salah satu aspek dewa Siwa dalam wujud menyeramkan/pembunuh gandarwa berbentuk gajah
31
Amertamenthana
Ds. Tamansatrian Kec.Ampelgading Kab. Malang
1969
Majapahit
Miniature candi yg menggambarkan relief Amentamenthana (pencarian air kehidupan/amerta) dalam cerita Hindu
32
Arca Wisnu naik Garuda
Candi Belahan Ds.Wanasonya Kec.Gempol Kab.Pasuruan
-
Kediri
Arca Perwujudan Raja Airlangga sebagai Wisnu yang mengendarai garuda.
33
Arca Bima
Trowulan
-
Majapahit
 Penggambaran putra kedua pandawa, satu-satunya tokoh yang memperoleh Tirta Pawitra adi
34
Surya Majapahit
Trowulan
-
Majapahit
Suatu bentuk cirri khas kesenian jaman itu, berbentuk lingkaranyang melambangkan sinar matahari dengan relief  9 dewa dibagian dalam. Unttuk langit-langit candi ataau bagian belakang arca(stella) dan nisan kuno di makam Troloyo
35
Nisan china kuno
-
-
Majapahit
 Nisan yang bertulisan china
36
Gapura Bajang Ratu
Dukuh Kraton Desa Temon Kec.Trowulan
-
Majapahit
Bangunan pintu gerbang tipe Paduraksa (gapura yg memiliki atap) dibangun untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara
37
Candi Tikus
Dukuh Dinuk Desa Temon Kec.Trowulan
1914
Majapahit
Penemuan candi Tikus dimulai ketika desa Temon diserang hama tikus, dalam setiap pengejaran selalu berakhir di gundukan tanah yang saat itu masih berupa tanah pemakaman. Setelah digali ternyata terdapat sebuah bangunan petirtaan yang berdiri jauh lebih rendah dari permukaan tanah  
38
Kolam Segaran
Dukuh Trowulan
Ditemukan oleh Ir.Henry Maclain Pont
1926
Majapahit
 Luas 6,5 hektar, merupakan satu-satunya kolam kuno terbesar yang ditemukan di Indonesia. Digunakan sebagai tempat perjamuan tamu Majapahit dari luar negeri, tempat latihan prajurit majapahit.
39
Candi Brahu
Dukuh Jambu Mente Ds.Bejijong Kec.Trowulan
-
Majapahit
Candi agama Buddha, diperkirakan sebai tempat pembakaran raja-raja Brawijaya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS